Sampaikanlah Dariku Walau Hanya Satu Ayat


Jomblo Bereksperimen




Malam mulai larut. Ditemani secangkir kopi dan dinginnya malam kulanjutkan bercengkrama dengan seorang teman. Salah satu obrolan yang menarik perhatianku ketika itu adalah kisah nyata eksperimen seorang jomblo. Kisah yang dialami sendiri oleh temanku ini. Begini kisahnya 


Hari Jum’at adalah hari yang memiliki banyak keistimewaan dan kemuliaan. Salah satunya adalah shadaqah. Ibnu Qayyim berkata: “Shadaqah pada hari itu dibanding dengan shadaqah pada enam hari lain laksana shadaqah pada bulan Ramadhan dibanding beberapa bulan lain”. 

Untuk membuktikan kalau Allah SWT itu benar-benar ada dan tidak tidur dari setiap hambanya yang yakin, temanku melakukan beberapa eksperimen di hari Jum’at yang mulia ini. Ia menyebutnya dengan eksperimen shadaqah jomblo. Dompet yang hanya tersisa beberapa lembar uang pun dipandangi nya sebelum berangkat kemasjid untuk menunaikan sholat Jum’at. Akhirnya ia memutuskan untuk memilih satu lembar uang 10 ribuan yang akan dishadaqahkan di jalan-Nya.

 Tanpa pikir panjang dan dengan modal yakin kepada Allah, ia masukkan satu lembar itu kedalam kotak. Kemudian ia berjalan mencari shaf terdepan, satu persatu jamaah shalat pun mulai ramai berdatangan. Semua berjalan normal seperti biasa nya sampai akhir shalat Jum’at. Hingga akhirnya ketika hendak pulang ia dihampiri seorang temannya diparkiran. Setelah menanyakan kabar tanpa basa-basi, gak ada angin gak ada hujan ia diberikan uang 100 ribu. Matanya berkaca-kaca sambil memeluknya, ga bisa berkata apa-apa lagi. Hanya rasa syukur yang terpancar disana.

Mungkin inilah jawaban Allah secara langsung. Sebagaimana firman Nya “ Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, Maka Allah akan melipatgandakan (balasan) pinjaman  itu untuknya, dan Dia akan memperoleh pahala yang banyak.” (Al-Hadid: 11). Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

Balasan Allah secara kontan ini membuatnya semakin yakin bahwa setiap aktivitas kita harus selalu libatkan Allah di dalamnya, dan Allah yang akan membimbing kita menjalani hari. Dan akhirnya sudah pasti bisa ditebak. Yeahhh.. Happy Ending. Tenang saja, FTV aja selalu memiliki ending bahagia padahal sutradaranya hanya seorang manusia. Apalagi diri kita yang “Sutradara Hidupnya” adalah Allah SWT, sang pemilik alam semesta.

 Pengalamannya ini yang kemudian ia bagikan kepada beberapa temannya termasuk aku. Aku kemudian sejenak berfikir eksperimen apa yang akan aku lakukan. Eksperimen Dhuha, Tahajud, atau Shadaqah. Intinya apapun ibadah dan aktivitas yang dilakukan itu hanya semata-mata untuk mengharap Ridho-Nya, jangan mengharap materi di dunia. Akhirat dikejar dunia pasti ikut. Luruskan niat karena Allah SWT. 

Semoga tulisan ini menginspirasi para pembaca sekalian untuk selalu berlomba-lomba dalam kebaikan terkhusus saya pribadi yang dhoif ini. Saya tutup dengan kutipan ini “Kamu bisa tenang naik pesawat tanpa mengenal pilotnya. Lalu kenapa masih selalu resah menjalani hidup padahal tahu Allah yang mengatur segalanya.” 

Note: Kisah ini saya kutip langsung ketika sedang bercengkrama, kisah ini juga sudah disetujui oleh pemilik (baca: temanku) untuk di publikasikan, diniatkan sebagai tahadduts bin ni’mah (sebagaimana yang disebutkan dalam ayat terakhir surat Adh-Dhuha). Thanks for Reading Guys. Semoga bermanfaat. :)

Labels: Kisah Inspiratif, Motivasi

Thanks for reading Jomblo Bereksperimen. Please share...!

0 Comment for "Jomblo Bereksperimen"

Back To Top