Sampaikanlah Dariku Walau Hanya Satu Ayat


Mengabdikan Diri Untuk Sang Kholiq



Pernahkah kita mengingat kesalahan yang pernah kita lakukan? Atau pernahkah kita memikirkan perbuatan apa saja yang telah kita lakukan selama ini. Semua manusia pada saatnya pasti akan merasakan titik terjenuh dalam kehidupannya. Ada kalanya manusia akan merasa hidup yang ia jalani ini sia-sia.

Coba kita renungkan untuk apa kita hidup? Mulai dari sebuah sekolah yang menanamkan disiplin dan kehidupan bermasyarakat hingga banyak masa kecil yang tersita untuk belajar, dan akhirnya mendapatkan gelar. Mulai merintis karir dan profesionalisme, tenggelam dalam tumpukan pekerjaan. Hingga mendapatkan target untuk mengarungi bahtera menuju sakinah, mawadah, warahmah.
Aku tau menjalani hidup memang sulit, tetapi ingatlah kau bukan satu-satunya manusia yang bergumul dengan dunia. Jadi berfikirlah positif dan jangan lupa untuk berdoa. Aku harus mempunyai orientasi hidup, aku hidup tidak hanya di dunia, di akhirat lebih panjang lagi, 1000  tahun, sejuta tahun, semilyar tahun, ah selamanya. Aku harus mendapatkan keduanya, sukses dunia maupun akhirat.
Salah satu tujuan hidupku adalah untuk mengabdikan diriku untuk sang Kholiq, memberikan manfaat pada orang lain, sekuat tenaga menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Sebab  jihad yang sesungguhnya yaitu jihad melawan diri sendiri. Aku akan mencoba semampuku untuk melakukannya. Karena ku yakin disana ada surga, kebahagiaan tujuan kita semua.
BERHIJRAH
Banyak halangan saat kita akan berhijrah, salah satu yang paling berat yaitu datang dari teman dekat. Banyak yang mendukung dan banyak juga yang mencaci. Salah satu cara untuk mengatasi teman yang seperti itu yaitu mencari teman baru, lingkungan baru yang akan membawa kita kepada arah yang lebih baik. Bergaulah dengan orang sholeh, insya allah kita juga akan sholeh kalau niat kita lillahita’ala.
Tentunya kita tidak bisa langsung memutuskan tali silaturahim kepada teman lama, akan tetapi sebisa mungkin menolak ajakan kalau kepada perbuatan yang tidak baik atau sia-sia. Jangan sampai kita terpengaruh dengan ajakan teman kalau bisa kita yang mempengaruhi mereka untuk segera mendekatkan diri pada sang kholiq.
Aku akan hidup dengan enjoy, mencintai semua orang, banyak mendengar dengan tulus, memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam persahabatan, mungkin juga banyak bertualang, berteman dengan penuh kehangatan, menambah porsi kasih sayang. Aku akan membersihkan dunia dari hasad dan najis-najis batin. Hidup untuk saling berbagi kebaikan, waktu tak akan bisa menghentikanku bahkan sekalipun aku telah pergi.
Ya rabbi dengan jiwa yang penuh noda kami kembali, hanya dengan rahmat dan ampunanmu yang dapat menyelamatkan kami di dunia dan akhirat.
Labels: Renungan

Thanks for reading Mengabdikan Diri Untuk Sang Kholiq. Please share...!

0 Comment for "Mengabdikan Diri Untuk Sang Kholiq"

Back To Top