Home » Arsip untuk Juli 2018
Malam
mulai larut. Ditemani secangkir kopi dan dinginnya malam kulanjutkan bercengkrama
dengan seorang teman. Salah satu obrolan yang menarik perhatianku ketika itu
adalah kisah nyata eksperimen seorang jomblo. Kisah yang dialami sendiri oleh
temanku ini. Begini kisahnya
Syarif Hidayat
17.33
Admin
Bandung Indonesia
Alhamdulillah
kali ini saya akan menulis renungan, pengingat dan motivasi untuk pribadi. Syukur-syukur
jika dapat pula sebagai pengingat buat kalian yang sedang membaca tulisan ini.
Sebenarnya tulisan ini sudah lama ada dalam memori
penyimpanan. Setelah bongkar-bongkar berkas dan melalui proses editing yang
agak lama akhirnya saya memberanikan untuk publish tulisan ini ke blog pribadi.
Program Akhirat. Mohon Doanya
Alhamdulillah
kali ini saya akan menulis renungan, pengingat dan motivasi untuk pribadi. Syukur-syukur
jika dapat pula sebagai pengingat buat kalian yang sedang membaca tulisan ini.
Sebenarnya tulisan ini sudah lama ada dalam memori
penyimpanan. Setelah bongkar-bongkar berkas dan melalui proses editing yang
agak lama akhirnya saya memberanikan untuk publish tulisan ini ke blog pribadi.
Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat,
Penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama
Suasana Jogja
Yogyakarta, Kla Project
***
Jogja
memang istimewa. Diiringi lagu kla project ini seakan kenangan yang terekam di
memori otak ku muncul kembali. Mungkin terdengar berlebihan. Entahlah nyatanya
hampir 8 tahun berlalu aku belum dapat bernostalgia lagi dengannya. Aku memang
sangat merindu dengan Jogja.
Kata
orang, Jogja adalah kota yang terbuat dari rindu dan kenangan. Kata orang, Jogja
adalah tempat untuk pulang. Tapi aku selalu bersyukur kepada tuhan karena
bagiku Jogja adalah tempatku tumbuh dengan penuh keromantisan.
Ya,
aku memang pernah menjadi bagian sederhana dari kota pelajar ini. Aku tumbuh di
kota yang selalu dirindu oleh para perantau. Tidak sedikit yang mengatakan
bahwa Jogja terlalu nyaman untuk ditinggalkan. Ada banyak rasa yang tercipta
disana.
Frase rindu yang selalu mengingatkanku pada keramahan
orang Jogja, senyuman yang meneduhkan. Kebersahajaan dan keesederhanaan yang akan
terkenang. Bagai pelukan ibu yang selalu menentramkan dan memberikan kenyamanan
di setiap sudutnya.
Melalui
tulisan ini akan kusampaikan sepucuk rindu untuk Jogja. Akan ku abadikan
kenanganku yang penuh dengan nuansa cinta. Bagai hujan deras yang membanjiri
perasaan, kadang menyenangkan, namun tak jarang juga membuat galau. Hehe :D
Aku
selalu ingat tempat andalan untuk di kunjungi saat minggu pagi, ya.. Sunmor
UGM. Terkadang jalan kaki atau bersepda
bersama teman, atau juga bersama keluarga. Salah satu tempat dimana kita bisa
mencari sarapan, duduk lesehan ditemani musisi jalanan. Gak hanya sekedar
makanan saja, disini juga bisa ditemukan berbagai barang hingga hewan
peliharaan. Aku rindu jalan2 di sunmor lagi. :’(
Kalo
udah ngomongin Jogja ga lepas dari yang namanya angkringan. Ada salah satu
angkringan langganan yang selalu aku kunjungi. Angkringan ini mangkal nya emang
disebelah masjid tempatku mengaji. Jadi ketika sepulang ngaji aku dan temen2
sering beli disitu. Entah beli nasi kucing, gorengan, atau pun es teh. Tidak
hanya incaran untuk anak2, mahasiswa, hingga orang dewasa pun ramai
yang berkunjung.
Jogja
adalah surga makanan murah. Yaps bener banget. sudah bukan rahasia lagi. Salah
satu tempat incaran makanan murah selain di angkringan adalah burjo. Burjo
sebenernya singkatan dari bubur kacang ijo. Tapi tempat ini ga hanya menjual
burjo. Mie goreng atau rebus, telur, hingga gorengan juga ada di tempat ini.
Dan entah kenapa kalau aku beli mie rebus di burjo rasanya selalu lebih enak
daripada buatan sendiri.
Dan
salah satu rindu terberatku pada Jogja adalah keramah tamahan warga nya. Masih
menghormati tata karma. Contoh kecil nih ketika aku akan berangkat sekolah,
pasti ada aja yang menyapa “ati-ati dijalan nggih mas”. Nuansa kekeluargaan
yang masih sangat kental terpancar disana.
Ada
salah satu tradisi yang menurutku membuat kekeluargaan disana semakin erat
antar warganya. Yaa… Tradisi Malam Tirakatan, tradisi ini dilakukan untuk
memperingati HUT RI. Berbagai agenda dilaksanakan mulai dari pembukaan,
menyanyikan lagu wajib, hingga pentas seni. Kalo aku sih jujur cuma nungguin
pentas seni ketoprak sama pembagian hadiah lomba 17 an. Haha. Walaupun jarang
menang juga kalo ikut lomba. Biasanya ada juga nobar film kemerdekaan. Ahhhhh
aku jadi rindu semua tentang Jogja.
Sudah
cukup ahh baper nya.
Sebenernya
masih banyak kisah yang gabisa aku ceritain satu-satu. Mungkin beranjut di waktu
lain. Terakhir, move on dari mantan jauh lebih mudah daripada move on dari
Jogja. Hehe
Ditulis
dengan sepenuh cinta oleh seseorang yang sudah terlalu cinta pada kota ini.
Digores dengan hati-hati. Ditemani suara laut dan hembusan angin yang
memberikan kenikmatan untuk selalu disyukuri.
Syarif Hidayat
10.19
Admin
Bandung IndonesiaSepucuk Rindu Untuk Jogja
Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat,
Penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama
Suasana Jogja
Yogyakarta, Kla Project
***
Jogja
memang istimewa. Diiringi lagu kla project ini seakan kenangan yang terekam di
memori otak ku muncul kembali. Mungkin terdengar berlebihan. Entahlah nyatanya
hampir 8 tahun berlalu aku belum dapat bernostalgia lagi dengannya. Aku memang
sangat merindu dengan Jogja.
Kata
orang, Jogja adalah kota yang terbuat dari rindu dan kenangan. Kata orang, Jogja
adalah tempat untuk pulang. Tapi aku selalu bersyukur kepada tuhan karena
bagiku Jogja adalah tempatku tumbuh dengan penuh keromantisan.
Ya,
aku memang pernah menjadi bagian sederhana dari kota pelajar ini. Aku tumbuh di
kota yang selalu dirindu oleh para perantau. Tidak sedikit yang mengatakan
bahwa Jogja terlalu nyaman untuk ditinggalkan. Ada banyak rasa yang tercipta
disana.
Frase rindu yang selalu mengingatkanku pada keramahan
orang Jogja, senyuman yang meneduhkan. Kebersahajaan dan keesederhanaan yang akan
terkenang. Bagai pelukan ibu yang selalu menentramkan dan memberikan kenyamanan
di setiap sudutnya.
Melalui
tulisan ini akan kusampaikan sepucuk rindu untuk Jogja. Akan ku abadikan
kenanganku yang penuh dengan nuansa cinta. Bagai hujan deras yang membanjiri
perasaan, kadang menyenangkan, namun tak jarang juga membuat galau. Hehe :D
Aku
selalu ingat tempat andalan untuk di kunjungi saat minggu pagi, ya.. Sunmor
UGM. Terkadang jalan kaki atau bersepda
bersama teman, atau juga bersama keluarga. Salah satu tempat dimana kita bisa
mencari sarapan, duduk lesehan ditemani musisi jalanan. Gak hanya sekedar
makanan saja, disini juga bisa ditemukan berbagai barang hingga hewan
peliharaan. Aku rindu jalan2 di sunmor lagi. :’(
Kalo
udah ngomongin Jogja ga lepas dari yang namanya angkringan. Ada salah satu
angkringan langganan yang selalu aku kunjungi. Angkringan ini mangkal nya emang
disebelah masjid tempatku mengaji. Jadi ketika sepulang ngaji aku dan temen2
sering beli disitu. Entah beli nasi kucing, gorengan, atau pun es teh. Tidak
hanya incaran untuk anak2, mahasiswa, hingga orang dewasa pun ramai
yang berkunjung.
Jogja
adalah surga makanan murah. Yaps bener banget. sudah bukan rahasia lagi. Salah
satu tempat incaran makanan murah selain di angkringan adalah burjo. Burjo
sebenernya singkatan dari bubur kacang ijo. Tapi tempat ini ga hanya menjual
burjo. Mie goreng atau rebus, telur, hingga gorengan juga ada di tempat ini.
Dan entah kenapa kalau aku beli mie rebus di burjo rasanya selalu lebih enak
daripada buatan sendiri.
Dan
salah satu rindu terberatku pada Jogja adalah keramah tamahan warga nya. Masih
menghormati tata karma. Contoh kecil nih ketika aku akan berangkat sekolah,
pasti ada aja yang menyapa “ati-ati dijalan nggih mas”. Nuansa kekeluargaan
yang masih sangat kental terpancar disana.
Ada
salah satu tradisi yang menurutku membuat kekeluargaan disana semakin erat
antar warganya. Yaa… Tradisi Malam Tirakatan, tradisi ini dilakukan untuk
memperingati HUT RI. Berbagai agenda dilaksanakan mulai dari pembukaan,
menyanyikan lagu wajib, hingga pentas seni. Kalo aku sih jujur cuma nungguin
pentas seni ketoprak sama pembagian hadiah lomba 17 an. Haha. Walaupun jarang
menang juga kalo ikut lomba. Biasanya ada juga nobar film kemerdekaan. Ahhhhh
aku jadi rindu semua tentang Jogja.
Sudah
cukup ahh baper nya.
Sebenernya
masih banyak kisah yang gabisa aku ceritain satu-satu. Mungkin beranjut di waktu
lain. Terakhir, move on dari mantan jauh lebih mudah daripada move on dari
Jogja. Hehe
Ditulis
dengan sepenuh cinta oleh seseorang yang sudah terlalu cinta pada kota ini.
Digores dengan hati-hati. Ditemani suara laut dan hembusan angin yang
memberikan kenikmatan untuk selalu disyukuri.
Kali ini saya akan
cerita awal mula mulai menulis. Berawal dari stalking ig teman ada salah satu
caption yang saya abadikan dan jadikan motivasi untuk mulai menulis hingga saat
ini. Kira kira isi caption nya begini:
Syarif Hidayat
19.44
Admin
Bandung IndonesiaMerdeka Dalam Menulis
Kali ini saya akan
cerita awal mula mulai menulis. Berawal dari stalking ig teman ada salah satu
caption yang saya abadikan dan jadikan motivasi untuk mulai menulis hingga saat
ini. Kira kira isi caption nya begini:
SUKSES DIET by hidayatsyrif
Ketika berbicara diet
pasti tidak akan jauh dari kata gemuk, buntal, gembrot, dll. Banyak orang rela
melakukan berbagai metode diet agar mendapatkan berat badan ideal. Itu pula
yang saya lakukan hingga saat ini.
Syarif Hidayat
08.36
Admin
Bandung IndonesiaSukses Diet
SUKSES DIET by hidayatsyrif
Ketika berbicara diet
pasti tidak akan jauh dari kata gemuk, buntal, gembrot, dll. Banyak orang rela
melakukan berbagai metode diet agar mendapatkan berat badan ideal. Itu pula
yang saya lakukan hingga saat ini.



